Kanker Payudara: Kenali Penyebab dan Faktor Resiko Menurut American Cancer Society

Berdasarkan Studi di American Cancer Society tahun 2013, kanker payudara merupakan kejadian dimana terjadi perubahan DNA yang dapat menyebabkan sel normal berubah menjadi kanker. penyebab hal itu salah satunya berkaitan dengan keturunan (genetik).

Namun hingga saat ini, penyebab pasti mutasi DNA yang menjadi penyebab kanker payudara masih belum diketahui.

Meskipun saat ini penyebab kanker payudara pada wanita dan pria belum diketahui. ada beberapa faktor yang berhubungan dengan penyakit tersebut. Faktor resiko adalah sesuatu yang mempengaruhi kemungkinan untuk terkena suatu penyakit, salah satunya kanker payudara.

Berbeda jenis kankernya, maka berbeda pula faktor resikonya. Faktor resiko dibedakan menjadi 2, yaitu faktor resiko yang dapat dirubah dan tidak.

Berikut ini ulasan masing-masing faktor resiko penyebab kanker payudara tersebut, kurang lebih hasil ini juga sama dengan yang disebutkan cancer.org:

FAKTOR RESIKO YANG TIDAK DAPAT DIRUBAH

1. Jenis Kelamin
Wanita memiliki resiko yang lebih tinggi pada kanker payudara. Meskipun begitu pria juga dapat terkena penyakit yang sama dengan perbandingan dengan pria dan wanita 1:100.
2. Usia
Semakin bertambah usia wanita dan pria maka semakin tinggi resiko terkena kanker. Beberapa kanker ditemukan pada wanita berusia 55 tahun ke atas. namun tidak tertutup lemungkinan terjadi pada wanita muda dan pada pria muda
3. Faktor Genetic
Sebanyak 5-10% kanker payudara dihubungkan dengan mutasi gen. Umumnya gen yang bermutasi yaitu gen BRCA1 dan BRCA2. Wanita dengan perubahan gen ini memiliki kemungkinan 80% terkena kanker.
Penyebab Kanker payudara
Copyright: Nebula.wsimg.com
4. Riwayat Keluarga
Pada dasarnya memiliki ibu atau saudara perempuan yang terkena kanker payudara meningkatkan resiko terjadinya kanker hingga dua kali lipat. Hubungan keluarga ini bisa berasal dari pihak ayah maupun pihak ibu.

Namun penting untuk dicatat bahwa 85% wanita yang terkena kanker payudara tidak memiliki riwayat keluarga terhadap penyakit ini.
5. Riwayat Terkena Kanker
Wanita yang terkena kanker beresiko terkena kanker baru pada bagian lain dari payudara, baik di payudara yang sama maupun berbeda.
6. Ras
Secara umum, wanita Afrika-Amerika beresiko lebih tinggi terkena kanker dibandingkan dengan wanita Asia, Hispanic, dan Native-American. jadi bisa dikatakan menurut penelitian ini masyarakat asia khususnya indonesia memiliki kecenderungan lebih rendah terkena kanker payudara
7. Jaringan Lemak Pada Payudara
Semakin banyak jaringan lemak payudara yang dimiliki oleh seorang wanita, maka lebih tinggi resikonya terkena kanker payudara. jadi apapun itu diet menjadi bagian dari hidup sehat yang penting
8. Periode Menstruasi
Wanita yang mulai mengalami menstruasi lebih awal (<12 tahun) atau menopause setelah usia 55 tahun sedikikit meningkatkan resiko kanker payudara. Hal tersebut mungkin disebabkan karena pengaruh hormone estrogen dan progesteron.
9. Terkena Radiasi Pada Bagian Dada
Wanita yang pernah melakukan treatment dengan radiasi di area dada sebelumnya, meningkatkan resiko kanker payudara. Semakin dini (remaja) terpapar radiasi tersebut semakin tinggi resikonya. Sedangkan pada umur 40 tahun keatas, treatment dengan radiasi tdak berpengaruh.
10. Konsumsi Obat-obat Tertentu
Mengkonsumsi obat-obat tertentu dapat meningkatkan resiko penyebab kanker payudara. Beberapa wanita hamil yang diberikan DES (diethylstilbestrol) untuk menghindari keguguran, meningkatkan resiko terjadinya kanker payudara.

FAKTOR RESIKO KARENA GAYA HIDUP
Pola hidup sehat memang menjadi bagian penting dari pencegahan kanker payudara. ingat bahwa kebiasaan yang baik akan membawa dampak baik bagi tubuh namun sebaliknya, cara mencegah kanker payudara juga berkaitan erat dengan kesehari-harian kita

Serta bagaimana kita menjaga pola konsumsi serta menjaga lingkungan, berikut ini adalah faktor resiko yang bisa mengakibatkan kanker: 

1. Tidak Memiliki Anak atau Terlambat Memilikinya
Hamil berulang kali dan pada usia muda (> 20 tahun) menurunkan resiko kanker payudara dibandingkan wanita dengan kehamilan pertama pada usia diatas 30 tahun.
2. Penggunaan Kontrasepsi Oral (Pil KB)
Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang menggunakan pil KB sedikit meningkatkan resiko kanker payudara dibanding wanita yang tidak pernah menggunakannya.
3. Terapi Hormone Setelah Menopause
Post-menopausal hormone therapy (PHT) telah digunakan selama bertahun-tahun untuk mengurangi gejala awal menopause dan membantu mengurangi osteoporosis. has been used for many years to help relieve symptoms of menopause and to help prevent thinning of the bones (osteoporosis).

Terapi ini memiliki nama lain, yaitu hormone replacement therapy (HRT) dan menopausal hormone therapy (MHT).
4. Tidak Menyusui
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa wanita yang menyusui bayinya dapat menurunkan resiko penyebab kanker payudara, terutama selama 1½ hingga 2 tahun.
5. Alkohol
Penggunaan alkohol jelas berhubungan dengan meningkatnya resiko penyebab kanker payudara. Wanita yang mengkonsumsi alkohol 2-5 kali sehari beresiko 1½ kali lebih tinggi daripada wanita yang tidak. Terlalu banyak mengkonsumsi alkohol juga dapat meningkatkan resiko terkena kanker yang lain.
6. Obesitas
Obesitas setelah menopause berkaitan dengan tingginya resiko penyebab kanker payudara. Namun kaitan tersebut masih bersifat kompleks. Kemungkinan resiko lebih besar apabila lemak bertumpuk disekitar pinggul.
7. Kurang Olahraga
Olahraga dapat mengurangi resiko penyebab kanker payudara. Yang menjadi pertanyaan adalah seberapa sering olahraga yang dibutuhkan. Sebuah penelitian menunjukkan sedikitnya 1 jam 15 menit hingga 2½ jam berjalan selama seminggu dapat menurunkan resiko kanker hingga 18%.

Berjalan 10 jam seminggu dapat lebih menurunkan resiko kanker.

FAKTOR RESIKO YANG TIDAK BERKAITAN (Belum Terbukti)
1. Konsumsi Makanan dan Vitamin
Banyak penelitian yang mencari korelasi (hubungan) antara apa yang wanita makan dan resiko kanker payudara, namun sejauh ini belum ada jawaban pasti. Penggunaan vitamin dan konsumsi lemak berlebih tidak menunjukan hubungan yang jelas terkait dengan resiko terjadinya penyakit kanker.

Hal ini tidak berarti mengkonsumsi vitamin dan makanan sehat tidak diperlukan. Diet rendah lemak serta banyak makan buah dan sayur dapat berguna untuk meningkatkan kesehatan.
2. Deodorant dan Penyangga Dada (Bra)
Terdapat rumor di internet yang mengatakan bahwa pengunaan deodorant dan bra dapat menyebabkan kanker payudara. Bukti yang mendukung rumor tersebut masih sangat sedikit, sehingga tidak dapat dikatakan berhubungan.
3. Implan Dada
Silikon yang diimplan pada dada dapat menyebabkan bekas luka pada jaringan, namun tidak meningkatkan resiko kanker payudara. Penelitan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui hubungan antara kedua hal tersebut.
4. Polusi
Bayak penelitian yang mempelajari pengaruh lingkungan terhadap resiko penyebab kanker payudara. Hal ini telah menjadi perhatian publik, namun hingga saat ini belum ada keterkaitan antara resiko kanker payudara dengan paparan seperti penggunaan plastik, kosmetik dan produk kecantikan lain, pestisida maupun polusi gas buang kendaraan.
5. Merokok
Pada waktu dulu, peneliti tidak menemukan hubungan antara merokok dan kanker payudara. Saat ini, semakin banyak penelitian yang mengkaji terhadap dua hal tersebut. Ditemukan bahwa merokok mungkin dapat meningkatkan resiko kanker payudara terutama pada wanita yang telah merokok pada usia remaja.

Isu lain yang menjadi fokus peneliti sekarang adalah perokok pasif. Diperkirakan wanita yang terpapar asap rokok orang lain dapat meningkat resikonya terhadap kanker payudara.

Jadi dalam hal ini penting bagi wanita untuk berjaga-jaga dari paparan polusi rokok, meskipun dalam penelitian ini, hubungan merokok (Asap rokok) dengan penyebab kanker payudara belum akurat.  
6. Kerja Lembur
Beberapa penelitian menduga wanita yang bekerja hingga larut malam memiliki resiko tinggi terhadap kanker payudara.

Begitu banyak faktor resiko yang dapat menyebabkan terjadinya kanker payudara. Namun, perlu dicatat dan diingat memiliki satu atau beberapa faktor resiko penyebab tersebut tidak berarti akan menderita kanker payudara.

Beberapa wanita yang memiliki faktor resiko tersebut tidak pernah terkena kanker, dan beberapa wanita yang mengidap kanker payudara tidak memiliki faktor resiko tersebut (selain menjadi wanita dan bertambahnya usia).

Selalu ingat bahwa periksalah secara teratur dengan hadapakan diri kekaca untuk memeriksa sedini mungkin serta ketahui ciri-ciri nya, apapun penyakitnya jika masih tahap awal maka kesembuhan bukan lah sebuah mitos.

Gejala awal maupun ciri-ciri yang paling umum adalah karena terdapat benjolan pada payudara. dapat dikatakan bahwa penyakit ini satu dari sekian penyakit yang berbahaya bagi wanita selain kanker serviks.

Dampak faktor resiko satu individu dengan individu lainnya berbeda-beda, serta dapat berubah sejalan dengan bertambahnya usia dan pola hidup. Namun tidak ada salahnya menghindari faktor resiko tersebut dengan menjalani pola hidup yang sehat. Semoga Bermanfaat:)

Artikel Terkait

Kanker Payudara: Kenali Penyebab dan Faktor Resiko Menurut American Cancer Society
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

1 comments:

14 Juni 2016 12.19 delete

selltiket.com menyediakan tiket pesawat, tiket kereta api dan voucher hotel dengan harga paling terjangkau
dan jangan lupa di http://selltiket.com

mau berbisnis dengan keuntungan tiket full langsung aja di http://selltiket.com

Reply
avatar