Pare: Manfaat, Efek Samping dan Nutrisi


Nama Latin: Momordica charantia L. Family: Cucurbitaceae

Pare diindonesia sering dimanfaatkan sebagai pilihan kedua, seperti yang kalian tahu pare itu agak pahit, terkadang menyebabkan rasa melekat dilidah, kalo kayak gini saya yakin jarang dari kalian mau memakan pare.

eitts namun jangan salah paham dulu, pahit-pahit seperti ini pare juga bagus lhoo buat kesehatan, yang suka makan siomay siapa? cung. yups, biasanya buat kalian yang doyan sama siomay pasti sudah ga bertannya-tannya dengan pare.

karena pare ini berjejer rapi bersama kentang, kol, telur, dan siomay itu sendiri. Oia sebagai informasi pare merupakan tanaman tahunan yang tumbuh di Asia, Afrika, Amerika Selatan, dan India, bukan berarti dibelahan bumi lain tidak ada.

cuma kebetulan aja mungkin populasinya tidak sebanyak benua tersebut " Antartika" misalnya hehe.

Pare ini juga berbunga, seperti bunga pada umumnya #Lho. alias bunga sebelum parenya muncul, bunga ini berwarna kuning. Pare berwarna hijau dan memiliki benjolan pada permukaannya seperti hewan buaya, disamping bentuk yang unik, ternyata pare memiliki khasiat dan manfaat yang bagus bagi kesehatan. 

Pare dapat dikonsumsi dengan berbagai olahan
  1. Dimakan sebagai buah
  2. Dibuat menjadi jus
  3. Biji dapat ditambahkan ke makanan dalam bentuk bubuk, atau
  4. Dapat digunakan dalam bentuk rebusan dengan merebus potongan pare dalam air.
Di negara-negara tetangga ternyata selain menjadi bahan makanan, pare juga sudah lama sekali digunakan sebagai obat herbal untuk pencegahan dan pengobatan berbagai penyakit, termasuk diabetes tipe 2.

Buah pare mengandung setidaknya tiga zat aktif dengan sifat anti-diabetes, termasuk charantin, yang telah dikonfirmasi untuk mengurangi efek gula darah, vicine dan senyawa insulin seperti yang dikenal sebagai polipeptida-p. Zat-zat ini baik bekerja secara individu atau bersama-sama untuk membantu mengurangi kadar gula darah.

Hal ini juga diketahui bahwa pare mengandung lektin yang mengurangi konsentrasi glukosa darah dengan bertindak pada jaringan perifer dan menekan nafsu makan mirip dengan efek dari insulin dalam otak.

Foto: Sumber
Jadi tidak ada salahnya menu diet dengan buah pare, meskipun dalam hal ini perlu diimbangi dengan olahraga dan makanan pendukung laiinya sesuai anjuran dokter.

Dikutip dalam Researchgate Pada bulan Januari 2011, hasil uji klinis empat mingguan yang diterbitkan dalam Journal of Ethnopharmacology, menunjukkan bahwa 2.000 mg dosis harian pare secara signifikan mengurangi kadar glukosa darah di antara pasien dengan diabetes tipe 2, meskipun efek hipoglikemik kurang dari 1.000 mg/hari dosis metformin.

NCBI Studi lainnya yang lebih tua juga telah menunjukkan hubungan antara asupan pare dan meningkatkan kontrol glikemik, sementara laporan yang diterbitkan dalam edisi Maret 2008 Kimia dan Biologi menemukan bahwa pare meningkatkan ambilan glukosa dan meningkatkan toleransi glukosa.

Namun, penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Epidemiology pada tahun 2007 gagal menunjukkan manfaat pare untuk mengkontrol diabetes tipe 2, sedangkan ulasan klinis lain yang diterbitkan dua tahun kemudian di British Journal of Nutrition menyatakan bahwa lebih baik dirancang dan klinis uji coba diperlukan untuk mengkonfirmasi khasiat buah pare dalam pengobatan diabetes.

Pare digunakan dalam pengobatan tradisional untuk:
  • Gejala Diabetes
  • Obat Kanker
  • Asma
  • Infeksi Kulit
  • Tekanan Darah Tinggi (hipertensi)
  • Tumor
  • Demam
  • Luka Bakar
  • Batuk Kronis
  • Nyeri haid
Pare seperti dikutip dari Researchgate, juga digunakan untuk menyembuhkan luka, membantu melahirkan dan, dibeberapa bagian Afrika dan Asia, mencegah atau mengobati malaria dan penyakit virus seperti campak dan cacar air.

Selain itu, peneliti dari Saint Louis University di Amerika Serikat mengatakan mereka telah menunjukkan bahwa ekstrak dari pare dapat membunuh sel-sel kanker payudara dan mencegah kanker jahat itu tumbuh dan menyebar.

Tindakan Khusus dan Efek Samping, dikutip dalam WebMD dan Diabetes.co.uk:

Diet

Oia seperti penjelasan diatas kalian menggunakan pare sebagai bahan alternative diet, pastikan kalian menjaga pola konsumsi yaitu dengan tidak lebih mengkonsumsi dari dua ons pare (atau lebih dari dua buah) sehari, ini penting broo. konsumsi berlebihan dapat menyebabkan sakit perut ringan atau diare.

Kontrol Glikemik 

Jika kalian sedang mempertimbangkan menggunakan pare sebagai kontrol glikemik, kalian perlu berkonsultasi dengan dokter untuk memeriksa bahwa pare menjadi aman untuk digunakan bersama obat diabetes agar diresepkan, karena ada risiko bahwa memakan pare bersama-sama dengan obat-obatan lainnya dapat menyebabkan kinerja insulin terganggu dan dimungkinkan menyebabkan hipoglikemia (gula darah sangat rendah).

Kehamilan dan Menyusui 

Buah Pare kemungkinan tidak aman ketika diminum selama kehamilan. Bahan kimia tertentu dalam buah pahit ini, jus, dan biji-bijian dapat mulai menstruasi dan menyebabkan aborsi jika itu pada hewan. Tidak cukup diketahui tentang keamanan menggunakan pare selama menyusui, untuk berjaga-jaga agar semua baik-baik saja "All is well" penting menghindari pare saat kondisi hamil dan menyusui.

Penurunan Kadar Gula Darah

Untuk kalian yang memiliki diabetes dan meminum obat untuk menurunkan gula darah kalian, Serta menambahkan pare dalam hal ini mungkin dapat menyebabkan gula darah terlalu rendah. maka perlu untuk memonitor gula darah secara hati-hati. Ok broo

Operasi Bedah

Ada kekhawatiran bahwa pare bisa mengganggu kontrol gula darah selama dan setelah operasi. jadi lebih baik konsumsi buah pare dihentikan minimal 2 minggu sebelum operasi dijadwalkan.

Buah pare mungkin aman bagi kebanyakan orang ketika dikonsumsi dalam jangka pendek. Keamanan penggunaan jangka panjang (di atas 3 bulan) tidak diketahui. serta tidak cukup informasi tentang keamanan mengkonsumsi bagian lain dari pare atau menerapkan pare untuk kulit.

Terkait dengan pare sebagai alternative gejala diabetes maka perlu disesuaikan dengan kebutuhan, mengingat buah pare dapat menurunkan gula dalam darah, yang jika dikonsumsi secara berlebihan dapat berakibat tidak bagus, kunjungilah dokter untuk informasi lebih lanjut. 

Dalam menggunakan olahan hasil alam sebagai alternative kesehatan diperlukan pengetahuan yang memadai agar khasiat buah pare dapat dikonsumsi selama dalam batas wajar.

Demikianlah mengenai khasiat dan manfaat buah pare, kesimpulannya penting dalam menjaga pola konsumsi bagi temen-temen sehingga saat menerapkan dalam kehidupan menjadi lebih aman.

Artikel Terkait

Pare: Manfaat, Efek Samping dan Nutrisi
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

1 comments:

30 September 2016 15.24 delete

Selain herbal yang disebutkan di artikel ini, ada jg daun insulin (daun yakon) juga bantu untuk turunkan kadar gula darah.

Apalagi jika daun insulin (daun yakon) dikombinasi dengan herbal sambiloto dan meniran, semua dalam satu kapsul jadi kapsul yakon plus...

untuk info jelasnya... Klik aja >>
http://berkhasiat.web.id/jualan/diabetes-herbal-kapsul-yakon-plus/

Atau langsung pesan ke Ryan 0813-80-262524 (SMS/WhatsApp/Telegram/Line)



Reply
avatar