Bagaimana Cara Sederhana Mencegah Kanker Payudara

Kaknker payudara merupakan salah satu penyakit yang cukup mematikan bagi kaum hawa, tidak sedikit wanita yang mengalami pedihnya terserang penyakit ini.

Dinegara berkembang seperti indonesia, kanker payudara telah menjadi penyakit yang terus saja memakan korban dan penderita.

Kasus seperti ini sangat jarang sekali terjadi jika melihat dari satu dekade yang lalu, namun sekarang sudah seperti wabah yang membuat wanita was-was seperti halnya kanker serviks.

Simak kelanjutannya.

Apa Itu Kanker Payudara?
Kanker payudara adalah tumor ganas yang dimulai dari sel-sel payudara. Sebuah tumor ganas adalah sekelompok sel-sel kanker yang dapat tumbuh menjadi (menyerang) jaringan sekitarnya atau menyebar (metastasis) ke daerah yang jauh dari tubuh.

Penyakit ini hampir seluruhnya terjadi pada wanita, tetapi pria juga bisa mengidapnya.

Payudara Normal
Untuk membantu memahami kanker payudara, perlu diketahui pengetahuan dasar tentang struktur normal payudara, seperti ditunjukkan dalam diagram di bawah ini.


Sumber: American Cancer Society

Payudara wanita terutama terdiri dari lobulus (kelenjar penghasil susu), duktal (saluran kecil yang membawa susu dari lobulus ke puting), dan stroma (jaringan lemak dan jaringan ikat yang mengelilingi duktal dan lobulus, pembuluh darah, dan pembuluh limfatik).

Kebanyakan kanker payudara dimulai pada sel yang melapisi duktal (kanker duktal). Beberapa dimulai pada sel-sel yang melapisi lobulus (kanker lobular), sementara sejumlah kecil dimulai pada jaringan lain.

Bisakah Kanker Payudara Dicegah?
Tidak ada cara pasti untuk mencegah kanker payudara. Tapi ada hal yang semua wanita bisa lakukan yang mungkin mengurangi risiko dan membantu meningkatkan kemungkinan kanker tidak terjadi.

Semakin dini dilakukannya pencegahan maka semakin dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kanker. Begitu pula deteksi dini dari kanker payudara dapat semakin penyakit tersebut dapat disembuhkan.

Turunkan Risiko Anda
Anda dapat menurunkan risiko kanker payudara dengan mengubah faktor-faktor risiko yang dapat diubah.


Berat badan, aktivitas fisik, dan pola makan memiliki hal yang dapat dikaitkan dengan kanker payudara, jadi ini mungkin langkah di mana kalian dapat mengambil tindakan pencegahan.

Peningkatan berat badan pada orang dewasa terkait dengan risiko yang lebih tinggi terkena kanker payudara setelah menopause.

Alkohol juga meningkatkan risiko kanker payudara. Bahkan mengkonsumsi alkohol dengan kadar rendah tetap dapat menyebabkan peningkatan risiko.

Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa aktivitas fisik (olahraga) yang teratur dapat membuat risiko kanker payudara jauh lebih rendah.

Dengan mengkonsumsi makanan yang kaya akan sayur-sayuran, buah-buahan, unggas (ayam, bebek, kalkun), ikan, dan produk susu rendah lemak juga telah terbukti dengan rendahnya risiko kanker payudara dalam beberapa penelitian.

Tetapi tidak secara spesifik diketahui sayur-sayuran buah-buahan, atau makanan lain apa yang dapat menurunkan risiko kanker.

Kebanyakan penelitian belum menemukan bahwa mengurangi asupan lemak memiliki efek yang signifikan pada risiko kanker payudara.

Pada saat ini, saran terbaik tentang pola makan dan aktivitas untuk memungkinkan berkurangnya risiko kanker payudara adalah:

  • Lakukan aktivitas fisik seperti olahraga secara teratur secara intensif
  • Kurangi berat badan Anda dengan menjaganya tetap ideal sepanjang waktu dengan membatasi asupan kalori Anda dan lakukan aktivitas fisik secara teratur.
  • Hindari atau batasi konsumsi alkohol.

Wanita yang memilih untuk menyusui selama setidaknya beberapa bulan juga bisa mendapatkan manfaat tambahan dalam mengurangi risiko kanker payudara.

Tidak menggunakan terapi hormon setelah menopause dapat membantu Anda menghindari naiknya risiko kanker payudara.

Saat ini tidak jelas apakah paparan bahan kimia dari lingkungan yang memiliki sifat seperti estrogen (seperti yang ditemukan di beberapa botol plastik atau kosmetik dan produk perawatan tertentu) meningkatkan risiko kanker payudara.

Jika ada peningkatan risiko, kemungkinan yang terjadi sangat kecil. Namun, jika Anda termasuk wanita yang peduli akan resiko tersebut, Anda dapat memilih untuk menghindari produk yang mengandung zat-zat ini apabila memungkinkan.

Selain perubahan gaya hidup, tindakan yang paling penting yang dapat dilakukan untuk menurunkan resiko kanker adalah dengan mengikuti panduan dari American Cancer Society untuk mendeteksi lebih dini ada tidaknya gejala-gejala kanker payudara.

Deteksi dini tidak akan mencegah kanker payudara, tetapi alangkah lebih baik dengan menemukannya sebelum berkembang menjadi bertambah parah, sehingga dapat membantu meningkatkan keberhasilan pengobatan.

(Baca: Deteksi Dini Kanker Payudara)

Artikel Terkait

Bagaimana Cara Sederhana Mencegah Kanker Payudara
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email